Penilaian Tarian Koakiku Dipertanyakan, Penyelenggara Diminta Evaluasi Kompetensi Juri
AMARASI SELATAN — Pelaksanaan lomba Tarian Koakiku menuai sorotan terkait proses penilaian dewan juri. Sejumlah pihak menilai bahwa objektivitas dan profesionalisme dalam memberikan penilaian perlu menjadi perhatian serius agar kompetisi seni dan budaya tetap menjunjung asas keadilan. Dalam sebuah kompetisi, dewan juri memiliki tanggung jawab untuk menilai karya berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, bukan berdasarkan selera atau preferensi pribadi. Karena itu, munculnya penilaian yang dinilai tidak mencerminkan aspek objektivitas dikhawatirkan dapat mencederai kepercayaan peserta terhadap hasil perlombaan. Tarian Koakiku bukan sekadar sebuah pertunjukan. Di dalamnya terdapat nilai budaya, identitas, gerak, ekspresi, serta unsur tradisi yang perlu dipahami secara utuh. Penilaian terhadap karya tradisional semestinya dilakukan oleh mereka yang memiliki pemahaman memadai mengenai akar budaya dan karakter tarian tersebut. Penyelenggara diharapkan tidak berhenti pada hasil...